Kliping Email Group

Bakat Terpendam

Share on :


Dante Gabriel Rossetti, sang penyair dan artis terkenal abad ke 19, pernah didekati oleh seorang pria tua. Pria tua itu menyodorkan beberapa sketsa gambar milik muridnya, dia ingin Rosetti memberikan penilaian apakah gambarnya bagus, atau apakah memiliki sedikit nilai seni yang tinggi.


Rosetti memperhatikan secara seksama. Rosetti tau bahwa karya seni tersebut sangat buruk dan tidak memiliki nilai seni sama sekali, tapi karena kebaikan hatinya dia mengatakan kepada pria tua itu selembut mungkin bahwa gambar tersebut hanya menunjukkan sedikit nilai seni. Rosetti merasa tidak merasa enak, tapi ia tidk bisa berbohong kepada pria tua itu. Pria tua itu merasa sedikit kecewa dengan penilaian Rosetti.


Pria tua itu meminta maaf karena telah menggangu waktu Rosetti, tetapi meminta Rosetti untuk melihat beberpa gambar lagi yang dia miliki.


Rosetti pun kembali memperhatikan beberapa sketsa gambar yang disodorkan kepadanya kembali dan tiba-tba dengan sangat antusias Rosetti mengungkapkan bahwa gambar tersebut sangat berseni.


"Ini, oh yang ini sangat bagus" Rosetti berdecak kagum.

"Gambar murid ini sungguh sangat berseni. Dia harus terus diarahkan dan diberikan dorongan. Dia memiliki masa depan yang cerah" Ujar Rosetti.


Rosette bisa melihat bahwa pria tua itu sangat terharu.

"Siapa orang yang begitu berbakat ini? Apakah anak mu?" Tanya Rosetti.


"Bukan" Jawab si pria tua.


"Ini adalah aku, 40 tahun yang lalu. Jika saja aku mendengar pujian anda saat itu. Tapi seperti yang kamu lihat aku begitu putus asa dan begitu mudah menyerah" Tambah si pria tua.




Penyesalan selalu datang kemudian. Ketidakberanian untuk terus melangkah dan begitu cepat menyerah adalah musuh terbesar dalam hidup.




-Academictips-
Enhanced by Zemanta

0 komentar on Bakat Terpendam :

Post a Comment and Don't Spam!