Kliping Email Group

Berguru Pada Lebah

Share on :


Lebah membuat sarangnya di suatu tempat. Tetapi mereka sering harus pergi bermil-mil ke tempat lain untuk menghisap sari bunga. Kadang mereka terbang sepanjang hari untuk melakukan itu.


Penelitian tentang lebah menunjukkan, bahwa saat mereka meninggalkan sarang di pagi buta hari masih gelap, namun saat mereka pulang di waktu senja, matahari belum tenggelam, dan hari masih terang. Pergi dalam gelapnya pagi, dan kembali di waktu senja yang masih terang, merupakan hal yang sangat berguna. Sebab, perjalanan pada waktu pagi artinya bergerak dari kegelapan menuju keadaan terang. Sementara perjalanan di waktu sore, artinya bergerak dari keadaan terang menuju keadaan gelap. Lebah memperhitungkan rentang waktu antara kedatangan dan kepergiannya. Ia menjadikan rentang waktu itu, sebagai perjalanan rutin. Ia tahu, bahwa ia dapat pergi ke tempat yang jauh tanpa kehilangan jalan atau tersesat, jika ia melakukannya saat terang hari. Meski demikian, ia memulai perjalannya dalam kegelapan. Mengapa? Sebab, ia tahu bahwa siang akan datang tak lama lagi.


Alam meberikan pelajaran, bahwa setiap langkah hendaknya didasarkan pada kenyataan, dan bukannya pada keinginan dan dugaan yang kabur. Masa depan pasti mempunyai saat-saat gelap, sebagaimana ia juga memiliki saat-saat terang. Bila kita gagal mencatat perbedaan-perbedaan yang penting ini, dan memulai perjalanan dengan lalai, tanpa perhitungan, masa depan hanya akan memberi kita sedikit harapan. Jika kita tidak merencanakan hidup dengan teratur, kita hanya akan membayangkan, bahwa kita menuju masa depan yang cerah dengan hasil yang sangat bagus, sementara ketika waktu gelap tiba, kita akan tahu bahwa kita sesungguhnya benar-benar sedang menghadapi kegelapan.



Sukses Bermodal Kegagalan

-Maulana Wahiddin Khan-

0 komentar on Berguru Pada Lebah :

Post a Comment and Don't Spam!