Kliping Email Group

Tampilkan postingan dengan label pramono dewo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pramono dewo. Tampilkan semua postingan

Berat Air Sebenarnya

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Siapa sih yang tidak kenal dengan penulis buku The Seven Habits of Highly Effective People (7 kebiasaan manusia yang sangat efektif) yang fenomenal itu? Ya, dialah Stephen R Covey.

Di sela-sela mengantarkan bahan kuliah mengenai "Manajemen Stress", Stephen R Covey memberikan sebuah pertanyaan kepada para siswanya dengan contoh mengangkat segelas air ditangan kanannya.


"Kira-kira, seberapa beratkah berat segelas air ini menurut kalian?"

Jawaban beragampun didapat dari para siswa, dari mulai 200 gram sampai 500 gram.


"Sebenarnya, ini bukanlah masalah berat absolutnya.. Tapi bergantung dari berapa lama anda memegangnya" kata Covey menimpali jawaban semua siswanya.

"Kalau saya memegangnya selama satu Menit..tidak akan ada masalah..",

"Kalau saya memegangnya selama satu Jam.. pastinya lengan kanan saya akan terasa sakit.."

"....dan kalau saya memegangnya selama satu hari penuh..jelas anda harus memanggilkan Ambulans untuk saya.."

"hahaha…." Para siswanya pun tertawa sejenak mendengar sedikit humor dari sang Dosen 

"Beratnya itu sama....tetapi semakin lama saya memegangnya maka bebannya akan semakin terasa berat.."

"Jika kita membawa beban kita secara terus menerus....lambat laun pada akhirnya kita tidak akan mampu membawanya lagi.. karena beban itu akan meningkat beratnya.." lanjut Covey,

"Yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut sebelum semua terasa menyiksa... Istirahatlah sejenak sebelum mengangkatnya lagi.."

"Kita harus melepaskan beban kita secara periodik agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.."

Jadi ?? Mari lepaskan beban kita sesaat!...Berhentilah sejenak :). 


---
Pramono dewo

Kebahagiaan Itu Pilihan

http://emailbisnismarketing.blogspot.com
 



Di pagi buta seorang pemuda berangkat untuk pergi bekerja.


Mencegat sebuah taksi, lalu naik...


'Selamat pagi Pak,'...katanya menyapa sang sopir taksi terlebih dulu...

'Pagi yang cerah bukan?' sambungnya sambil tersenyum,... lalu bersenandung kecil.


Sang sopir pun tersenyum simpul melihat keceriaan penumpangnya, dengan senang hati, Ia
melajukan taksinya.


Setelah sampai ditempat tujuan.. Si pemuda mengeluarkan uang 20 ribuan untuk membayar argo yang hampir 15 ribu.


'Ambil saja kembaliannya...selamat bekerja Pak..' kata pemuda dengan senyum.


'Terima kasih...' jawab Pak sopir taksi dengan penuh syukur...

'Wah.. aku bisa sarapan dulu nih... Pikir sopir taksi itu...

Ia pun bergegas menuju kesebuah warung.


'Biasa Pak?' tanya si mbok warung.

'Iya biasa.. Nasi sayur... Tapi.. Pagi ini tambahkan sepotong ayam'..jawab Pak sopir dengan tersenyum.


Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah 'Buat jajan anaknya si mbok,.. 'begitu katanya.


Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar.


Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini... Dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal.


Begitulah...cerita bisa berlanjut..Bergulir... .seperti bola salju...


Pak sopir bisa lebih bahagia Hari itu...
Begitu juga keluarga si mbok...
Teman-teman si anak...
keluarga mereka...
SEMUA TERTULAR KEBAHAGIAAN....


Kebahagiaan (seperti juga kesusahan), bisa menular kepada siapa saja disekitar Kita...


KEBAHAGIAAN ADALAH SEBUAH PILIHAN...
KEBAHAGIAAN BAHKAN UMUMNYA BISA DI DAPAT ATAS HAL-HAL KECIL...


Siapkah kita menularkan kebahagiaan ? Selalu & selalu...


---
Pramono Dewo

ARTI KELUARGA

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung, seorang pendayung hebat berkaliber internasional yang bernama Bill Havens, menerima kabar berita bahwa istrinya akan segera melahirkan.


Setelah mendengar kabar tersebut ia memutuskan pulang untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan & tidak mengikuti kejuaraan dunia.


Beberapa tahun kemudian di tahun 1952, Frank putra Bill yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia mengirim telegram.


Begini isi telegram itu:
"Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran ku. Aku akan pulang membawa medali emas yang seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yang lalu. Anakmu tersayang, Frank..."


Kisah diatas memberikan pelajaran bahwa kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.


Mantan Presiden AS, Theodore Roosevelt pernah berkata: "Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dengan keluargaku daripada dengan petinggi-petinggi Negara dunia manapun.


Sahabat...
Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan,
semua jerih payah kita dalam pekerjaan, semua untuk mereka, keluarga yang kita cintai.


Jabatan, prestasi, & promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga yang akan kita temukan pada akhirnya.


Relakah saudara menukar kehangatan dalam keluarga anda dengan kesibukan dalam pekerjaan anda yang mungkin sudah sangat berlebihan?


Selalu ada hasil yang terbaik dari kerja keras yang terbaik pula

Jika anda seorang Marketer : Keluarga adalah nasabah utama anda .
Jika anda seorang karyawan : Keluarga adalah boss anda sesungguhnya
Jika anda seorang investor : investasi yg paling berharga adalah nilai-nilai yang anda tanam dalam Keluarga anda .

Pastikanlah ketika anda diposisi puncak gunung kesuksesan , anda mengibarkan bendera kemenangan dengan pelukan keluarga disekitar anda, dan bukan dalam keadaan mereka tertinggal dibawah sambil mereka menangis karena kehilangan anda..


Keluarga.... sebuah ikatan yang akan menguatkan kekuatan-kekuatan kita & melemahkan keadaan-keadaan yang ingin melemahkan kita...


---
Pramono Dewo

Apa lagi kata Orang?

http://emailbisnismarketing.blogspot.com



 

"BAPAK, ANAK & KELEDAI".

Yuk kita renungi kisah sederhana ini.
Suatu saat ada seorang BAPAK & ANAKnya berpergian dengan menggunakan Seekor KELEDAI sebagai hewan kendaraannya.

Ditengah Perjalanan
Sang Anak naik Keledai & Bapaknya berjalan disampingnya, ada orang melihat & berkomentar:
"DASAR ANAK GAK TAU DIRI !, GAK HORMAT SAMA BAPAKNYA, MASA BAPAKNYA DISURUH JALAN KAKI".

Ditengah melanjutkan perjalanannya, gantian sang Bapak yang menaiki Keledai & Anaknya berjalan disampingnya. Ada orang mengomentari lagi:
"INI BAPAK KOK GAK SAYANG SAMA ANAK, MASA ANAKNYA DIBIARKAN JALAN KAKI".
  
Perjalanan masih dilanjutkan lagi. Karena dikomentari terus, mereka berdua memutuskan menaiki Keledainya bersama-sama.
Lalu ada orang lagi melihat & berkomentar lagi:
"DASAR ANAK BAPAK SAMA" GAK PUNYA KASIHAN SAMA HEWAN.., MASA KELEDAI DINAIKI BERDUA SIH".

Karena salah lagi apa yang dilakukannya maka Bapak dan Anak berjalan kaki sambil memegang tali Keledainya yang juga berjalan tanpa dinaiki. Namun tetap saja ada orang yang berkata:
"HAAAHH!...BAPAK & ANAK YG BODOH,
MASA PUNYA KELEDAI TIDAK DIGUNAKAN SAMA SEKALI".

Karena Perjalanan sudah hampir sampai, Bapak dan si Anak menghindari komentar orang lalu gantian berdua menggotong Keledai tersebut dipunggung mereka.

Orang-orang yang berpapasan, terheran-heran. Komentar mereka:"DASAR EDAN..!, DUNIA TERBALIK !, KELEDAI KOK MENUNGGANGI MANUSIA".


APA PESAN MORAL KISAH SEDERHANA INI ??..


Dimanapun kita berada, apapun yang kita lakukan, akan ada selalu pandangan negatif dari orang-orang disekitar kita!, ITU PASTI.


Tinggal kita melihatnya sebagai TEMBOK yang menghalangi, atau sekedar JEMBATAN BATU yang memang harus kita lalui untuk menuju ke masa depan.


SEMUA TERGANTUNG DARI CARA BERPIKIR KITA SENDIRI.


Mau jadi PEMENANG - yang terus optimis, senyum-senyum saja melihat penghalang-penghalang sambil mengucap: "InsyaAllah bisa...".


Atau menjadi PECUNDANG yang semua hal terasa sulit melulu & memberatkan langkah untuk maju.


---
#BAPAKANAKKELEDAI
Pramono Dewo

"MAAF" Energi Terdahsyat

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Minggu siang, 8 April 2001 di Augusta National Golf Club Georgia, Amerika Serikat, Tiger Woods, Pegolf yang saat itu berusia 25 tahun, menyelesaikan hole ke-18 dengan mengayunkan putter-nya dari jarak 5 meter dan masuk sempurna! Dan para penonton berteriak histeris, "Tiger! Tiger!" melalui kemenangannya ini Tiger Woods mencapai prestasi yang luar biasa. Dalam jangka waktu setahun ia telah meraih juara dari empat pertandingan yang amat bergengsi didunia golf internasional.


Ayahnya berkata,"Ketekunan berlatih, tekad kuat untuk meraih kemenangan, tabah mengatasi kekalahan merupakan ciri-ciri Tiger Woods." Walaupun mengalami diskriminasi dibeberapa klub golf, namun Ayahnya berpesan secara arif "Jangan sampai kau sakit hati dan memupuk dendam. Kau harus mengasihani orang-orang yang masih rasialis."


Disepanjang perjalanan karier dan bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa kita harus berhadapan dengan berbagai jenis kepribadian manusia. Roberta Cava, dalam bukunya Dealing with Difficult People, menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berpotensi menyulitkan kita, yaitu:

1.Mereka yang sering membuat kita emosional.
2.Mereka yang membuat kita terpaksa melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak kita ingin lakukan.
3.Mereka yang mencegah atau menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan.
4.Mereka yang suka menimbulkan perasaan bersalah jika kita tidak melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya.
5.Mereka yang suka menimbulkan perasaan-perasaan negative terhadap kita seperti frustasi, marah, minder, iri, depresi, dan sebagainya.
6.Mereka yang selalu menggunakan kekerasan dan memanipulasi untuk mencapai tujuannnya.


Kita tidak mungkin dapat mengendalikan sikap orang-orang tersebut. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mencegah mereka agar tidak berbuat negative. Namun, kita bisa mengelola hati kita. Daripada sibuk menyimpan kekesalan, dendam, dan amarah yang jelas-jelas tidak berguna, bukankah lebih baik jika kita berpikir tentang cara agar kita dapat menaklukan musuh tanpa harus bertempur? Ingatlah bahwa tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah, dan kesal.


Tidaklah penting apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau besarnya kesalahan mereka. Jika kita tidak memaafkannya, kitalah yang akan menanggung akibatnya. Memaafkan dan mengampuni orang lain membebaskan kita dari kelumpuhan hidup.


Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga dan energi yang dapat kita arahkan menuju kebahagiaan. Jika kita rela memaafkan, kita dapat menyumbang lebih banyak pada kehidupan dan merasa bahagia terhadap diri sendiri dan orang lain.


Pengampunan itu menyembuhkan. Pengampunan itu membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat didalam tubuh, dan membiarkan dya hidup mengalir bebas.


Mengampuni dan melupakan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tindakan ini diperlukan kerendahan dan kebesaran hati. Namun, itulah satu-satunya cara untuk menempuh jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan sejati.


Sahabat, Hidup ini akan semakin terasa sangat singkat kalau hanya untuk Membenci, tidak satupun diantara kita yang paling sempurna dan paling suci, mari kita maafkan ayah ibu kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita, saudara-saudara kita, bos kita, karyawan kita, pembantu kita, teman dan sahabat kita. ada banyak cara memberi dan meminta maaf, jika kita masih malu dan ragu bertemu, via SMS dan FB bisa menjadi pendahuluannya.


Rasullulah Saw memberikan bimbingan, "Carilah alasan untuk memaafkan saudaramu walau hingga 70 alasan." Seorang murid bertanya kepada gurunya, Imam Hasan Al-Basri, "Mengapa Rasullah menyuruh kita mencari 70 alasan untuk memaafkan?". Jawab Hasan Basri, "Itu menunjukkan pentingnya memaafkan. Sebelum kita sampai pada 70 alasan kita belum bisa memaafkan, kita harus bersedih karena memiliki hati sekeras batu."


----
Pramono Dewo

Renungan: Kisah Petani dan Pemburu

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Di suatu negeri antah berantah, tersebutlah kisah seorang PETANI yang bertetangga dengan seseorang yang berprofesi sebagai PEMBURU yang memiliki anjing-anjing galak tapi kurang terlatih.

Anjing-anjing itu sering melompati pagar & mengejar-mengejar domba-domba milik Petani. 

Petani itu lalu meminta tetangganya itu untuk menjaga anjing-anjing nya. Sayangnya si Pemburu tak mau peduli.

Hingga suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar & menyerang beberapa domba Petani, sampai terluka parah.

Petani itu marah & merasa tak sabar. Ia memutuskan pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dg hati-hati & berkata, "Saya bisa saja menghukum Pemburu itu & memerintahkan dia untuk merantai & mengurung anjing-anjing nya. Tetapi kau akan kehilangan seorang TEMAN & mendapatkan seorang MUSUH...".

"Mana yang kau inginkan, teman, atau musuh yang jadi tetanggamu..?". Ujar si Hakim.

Petani itu menjawab, bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

"Baik, saya akan menawari kau sebuah solusi yg WIN-WIN. Domba-domba mu akan aman & kamu akan tetap berteman dengan tetanggamu itu..".

Mendengar solusi pak hakim, si Petani itu setuju.

Ketika sampai di rumah, Petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim....Dia ambil 3 domba terbaiknya & menghadiahkannya kepada  3 anak Pemburu. Anak-anak si Pemburu sangat senang menerima hadiah dari Petani & mulai bermain-main dengan domba-domba  itu.

Karena senang serta untuk menjaga mainan baru anak-anak nya, si Pemburu itu kemudian mengkerangkeng anjing-anjing pemburunya.

Maka sejak itu anjing-anjing si Pemburu tak pernah lagi menganggu domba-domba si Petani.

Disamping rasa terimakasihnya pada kedermawanan si Petani pada anak-anaknya, Pemburu itu lalu mulai sering membagi hasil buruan pada si Petani. Sebagai balasannya Petani mengirimkan daging domba & keju buatannya.

Dalam waktu singkat mereka menjadi sahabat yg sangat erat.


Sebuah ungkapan mengatakan:
"Cara Terbaik untuk menaklukan & mempengaruhi orang adalah dengan membagi kebajikan".

Sebuah ungkapan yg sudah jarang kita lihat saat-saat ini, saat-saat dimana orang-orang saling jatuh menjatuhkan saudara dekatnya sendiri, apalagi pada orang lain...

----
Pramono Dewo

ORANG BODOH & ORANG PINTAR

http://emailbisnismarketing.blogspot.com

 


- Lebih baik jadi orang pintar atau orang bodoh ?
- Pinteran mana, orang pintar atau orang bodoh ?
- Mana yg lebih susah, orang pintar atau orang bodoh ?

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis
Agar bisnis berhasil, ia merekrut orang pintar
Walhasil, banyak boss-boss orang pintar adalah orang bodoh...


Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka rekrut orang pintar utk memperbaiki yg salah.
Walhasil, orang bodoh memerintah orang pintar untuk keperluannya...


Orang pintar belajar utk mendapatkan ijazah & mencari kerja.
Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang utk membayar orang-orang pintar.


Orang bodoh berpikir pendek utk memutuskan sesuatu yg dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar.
Walhasil orang pintar menjadi staf orang bodoh.


Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang pintar yg bekerja.


Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pintar akan menghabiskan waktu utk bekerja keras dg hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu utk bersenang-senang dengan keluarganya.


Mata orang bodoh selalu mencari-cari apa yg bisa dijadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan2 pekerjaan yg lebih & lebih baik lagi...


Bill Gates, Dell, Henry Ford, Mas Agung (Gunung Agung) & banyak pengusaha-pengusaha lain, tidak pernah jadi sarjana, tapi jadi pengusaha-pengusaha yang mampu memperkerjakan orang-orang pintar & menghidupi keluarga mereka.


KESIMPULAN :
Jangan lama-lama jadi orang pintar.!
Mari menyegerakan jadi orang bodoh yg pintar & menghindar jadi orang pintar yg bodoh.


Kata kuncinya adalah: "Resiko" & "Berusaha".


Orang bodoh berpikir pendek, maka dia bilang resikonya kecil. Dia akan berusaha agar resiko betul-betul kecil.


Orang pintar berpikir panjang, maka dia bilang resikonya besar. Dia tidak berusaha mengambil resiko tersebut & mengabdi pada orang bodoh.


Di manakah posisi kita saat ini ? Keputusan ada di tangan kita :).

----
Pramono dewo

Nikmati Isinya, Bukan Wadahnya

http://emailbisnismarketing.blogspot.com



Suatu hari, sebuah kelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada keluhan tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.


Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan porsi besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastic, gelas kristal, gelas biasa, beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.


Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: "Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami."


Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus, bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain. Sekarang perhatikan hal ini: hati kita bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi adalah cangkirnya. Sering kali karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.


Kehidupan yang sesungguhnya adalah hati anda. Apakah anda merasa bahagia dan damai? Apakah anda mencintai dan dicintai oleh keluarga, saudara dan teman-teman anda? Apakah anda tidak berpikir buruk tentang orang lain dan tidak gampang marah? Apakah anda sabar, murah hati, bersuka cita karena kebenaran, sopan dan tidak egois?


Hanya hati anda dan Tuhan yang tahu. Namun bila anda ingin menikmati kopi dan bukan cangkirnya, hal-hal yang tidak semarak ini harus lebih mengendalikan anda ketimbang hal-hal semarak seperti pekerjaan, uang dan posisi anda...

-----
Pramono Dewo

Anak kecil dan kupu-kupu

http://emailbisnismarketing.blogspot.com

 

Suatu hari ada seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong..
Dan ternyata didalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong dan Kelihatannya begitu sulitnya.


Si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu tersebut dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah.


Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dari sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki-laki tersebut.


Tetapi apa yang terjadi ???
Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana,Tetapi Kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang,hanya dapat merayap.


Apa sebabnya??? Ternyata bagi seekor kupu-kupu yg sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, yang mana pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan di dalam tubuhnya yg mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yg hanya dapat merayap.


Kadangkala good intention, niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik.


Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang, tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri.


Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitas, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya, justru menjadi KUAT.


Demikian juga pada saat kita sedang harus berjuang menghadapi sesuatu, jangan mengharapkan bantuan orang lain, berjuanglah dahulu dengan mengerahkan segala kemampuan kita...
Hidup memang penuh dgn PERJUANGAN.


Sesungguhnya kita sering menyalahkan situasi yang kita hadapi, namun ternyata situasilah yang mendewasakan kita...

-----
Pramono Dewo

DON'T JUDGE THE BOOK BY IT'S COVER...

http://emailbisnismarketing.blogspot.com




Question 1:

Jika kamu mengetahui seorang wanita hamil, yang sudah memiliki 8 org anak, 3 diantaranya tuli, 2 diantaranya buta, 1 orang keterbelakangan mental & wanita tersebut terkena sipilis, apakah anda akan merekomendasikan ia untuk melakukan aborsi..??


Bacalah pertanyaan selanjutnya dahulu sebelum melihat jawaban untuk pertanyaan ini


Question 2:

Sekarang waktunya untuk pemilihan pemimpin dunia baru & hanya suara anda yang akan dihitung. Berikut ini adalah fakta dari ke tiga kandidat terpilih


Candidate A -
Bekerja sama dengan politisi yang tidak jujur & konsultasi dengan astrologis. Ia memiliki 2 istri. Ia juga merokok dan minum 8 - 10 martini perhari.

Candidate B -
Ia dikeluarkan dari kantor 2x, tidur sampai siang, pemakai opium waktu sekolah & minum seperempat whiskey tiap malam.

Candidate C -
Ia adalah pahlawan perang, vegetarian, tidak merokok, minum bir kadang-kadang & tidak pernah selingkuh.


Kandidat mana yang akan kamu pilih?....


Buat keputusan, (usahakan untuk tidak mengintip), then scroll down for the


answer....
------------------------------


Candidate A: is Franklin D. Roosevelt.
Candidate B: is Winston Churchill.
Candidate C: is Adolph Hitler.

&.., by the way, jawaban untuk pertanyaan aborsi:


Jika jawabanmu IYA, kamu baru saja membunuh Beethoven.!.


Cukup menarik ? Membuat orang berpikir sebelum menilai seseorang....


Jangan pernah takut mencoba sesuatu yang baru

Notes:
Amatir membuat Bahtera Nuh, & Profesional membuat Titanic
...Tetapi manakah yg tengelam?


Itu kenapa sesuatu yang kelihatannya sempurna belum tentu sempurna, demikian pula sesuatu yang biasa saja bisa menjadi luar biasa

Jadi..?
Be WISE & Don't Judge Others by the CoVer..!!


Yang kelihatan baik belum tentu baik...


Yang kelihatan Buruk, belum tentu Buruk...let's see things differently....!


-----
Pramono Dewo

KISAH 3 KALENG COCA-COLA

http://emailbisnismarketing.blogspot.com
 


Ada 3 kaleng coca-cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama.
Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coca-cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng coca-cola pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca-cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca-cola ketiga diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas Kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca-cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah :

Mengapa ketiga kaleng coca-cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama.

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda.

Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.

Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan hal terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.!!....Lingkungan anda, adalah ANDA.


(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA..!!



----
Pramono Dewo