Kliping Email Group

Tampilkan postingan dengan label kreatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kreatif. Tampilkan semua postingan

Ember vs Pipa

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Ed vs Bill : Ember vs Pipa


Pada jaman dahulu kala, ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan, sayangnya di sana ada sebuah masalah. Desa itu tak punya air jika hujan tidak turun. Untuk menuntaskan masalah itu selamanya, para tetua desa memutuskan untuk menawarkan kontrak bagi pengiriman air harian ke sana. Dua orang mengajukan diri melakukan tugas itu, dan para tetua desa memberikan kontrak itu kepada mereka berdua. Mereka merasa bahwa persaingan akan menekan harga hingga tetap rendah dan menjamin persediaan cadangan air.


Orang pertama yang mendapat kontrak itu, Ed, langsung berlari pergi, membeli dua ember baja dan mulai berlari bolak-balik menyusuri jalan setapak menuju danau yang jaraknya satu setengah kilometer dari desa. Ia langsung mulai menghasilkan uang saat bekerja keras dari pagi hingga petang, mengangkut air dari danau dengan kedua embernya. Ia menuangnya ke dalam tangki penyimpanan terbuat dari beton yang telah dibangun penduduk desa itu. Setiap pagi ia harus bangun sebelum yang lainnya supaya bisa memastikan ada cukup air bagi penduduk desa saat mereka memerlukannya. Ia harus bekerja keras, tapi ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang dan karena mendapatkan salah satu kontrak eksklusif dalam bisnis penyediaan air itu.


Pemegang kontrak kedua, Bill, beberapa saat menghilang, Ia tidak terlihat selama berbulan-bulan, yang membuat Ed sangat bahagia karena ia jadi tidak memiliki saingan. Ed mendapatkan semua pemasukan.


Bukannya membeli dua ember untuk bersaing dengan Ed, Bill membuat rencana usaha, mendirikan perusahaan, mendapatkan empat penanam modal, dan kembali enam bulan kemudian dengan kru bangunan. Dalam waktu satu tahun, timnya telah membangun jaringan pipa baja antikarat bervolume besar yang menyambungkan desa dengan danau.


Pada pesta pembukaan, Bill mengumumkan bahwa airnya lebih bersih daripada air Ed. Bill tahu ada banyak keluhan tentang kotoran dalam air Ed. Bill juga mengumumkan bahwa ia bisa memasok air untuk desa selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Ed hanya bisa mengantarkan air pada hari kerja... ia tidak bekerja pada akhir pekan.


Lalu Bill mengumumkan bahwa ia akan memberikan harga 75% lebih murah daripada air Ed untuk sumber airnya yang berkualitas tinggi dan lebih bisa diandalkan. Penduduk desa bersorak sorai dan langsung berlari ke kran di ujung saluran pipa Bill.


Supaya bisa bersaing, Ed langsung menurunkan harganya sebanyak 75%, dan membeli dua ember lagi, menambahkan penutup pada ember-embernya, dan mulai mengangkut empat ember satu kali jalan. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, ia mempekerjakan kedua anak laki-lakinya untuk membantunya melakukan giliran kerja malam pada akhir pekan. Ketika mereka pergi bersekolah di perguruan tinggi, ia berkata kepada mereka, 'Cepatlah kembali karena suatu saat bisnis ini akan menjadi milik kalian'.


Entah kenapa, setelah lulus perguruan tinggi, kedua putranya tak pernah kembali. akhirnya Ed mendapat masalah-masalah kepegawaian. Serikat buruh menuntut kenaikan gaji, peningkatan tunjangan, dan ingin anggotanya hanya mengangkut satu ember sekali jalan.


Bill, di lain pihak, sadar bahwa jika desa itu membutuhkan air, berarti desa-desa yang lain juga membutuhkannya. Ia menulis ulang rancangan bisnisnya dan pergi untuk menjual sistem penyaluran air bersihnya yang berkecepatan tinggi, bervolume besar, dan berbiaya rendah, ke desa-desa di seluruh dunia. Ia hanya mendapat keuntungan satu penny untuk setiap ember air yang disalurkan, tapi ia mengirimkan miliaran ember air setiap hari, dan semua uang itu mengalir ke dalam rekening banknya. Bill telah membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang bagi dirinya sendiri selain untuk menyalurkan air ke desa-desa.


Bill hidup bahagia selamanya, dan Ed bekerja keras seumur hidupnya dan selalu mempunyai masalah finansial.


Bekerja keras itu penting, tapi jangan lupakan kreativitas/daya imajinasi kita untuk menaklukan sesuatu dengan "bekerja smart".



Salam hangat & sukses selalu..


---
Sukarman Kendis
sumber: The Cashflow Quadrant - Robert T Kiyosaki

(Artikel) Tekun dan Kreatif

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


*Tekun*

Susi Susanti juara All England empat kali, peraih emas pertama Indonesia di Olimpiade. Ia berlatih bulu tangkis 6 hari per minggu, dari jam tujuh pagi sampai jam sebelas siang, disambung lagi jam tiga sore sampai jam tujuh malam. Rutinitas ini dia lakukan bertahun-tahun!

Curtis Strange, juara golf, melatih diri dengan memukul 2.000 bola golf setiap hari sebagai persiapan tour. Sidney Sheldon, seorang novelis besar, melatih diri dengan menulis 50 halaman setiap hari. Bintang basket, Michael Jordan, melakukan bidikan sambil melompat ratusan kali setiap harinya, tanpa kecuali. Jim Carrey, bintang film yang meminta bayaran 20 juta dolar untuk setiap peran yang dia mainkan di film, ketika masih remaja, ia habiskan waktu berjam-jam setiap harinya berlatih di depan cermin.

Orang-orang besar itu adalah orang-orang tekun. Tekun berarti melakukan aktivitas tertentu dalam jangka waktu yang lama. Anthony Robbins mengatakan, "*Repetition is the mother of skills*."

Persoalannya: mengapa orang bisa tekun? Mari disimak sejarah amat singkat Thomas Alva Edison. Ia memiliki 1.093 hak paten dan pendiri General Electric. Suatu saat ia mengatakan, "Genius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat." Untuk menemukan lampu pijar, ia telah gagal 10.000 kali. Kita mungkin berkomentar,"Sungguh ia pekerja keras." Tapi apa kata Edison? Ia

mengatakan, "*Saya tidak pernah bekerja sehari pun dalam hidup saya, semua adalah keasyikan*." Jadi ia bisa tekun karena ia asyik, *fun*, *enjoy*dengan semua aktivitas yang dia.

Untuk menyusun buku laris *The Millioner Next Door* dan *Millioner Mind*, Stanley membutukan waktu 20 tahun, dari tahun 1980 sampai tahun 2000. Bertahun-tahun ia mengumpulkan data, wawancara, laporan riset, dan survei. Ia mengatakan, "*Tampaknya seperti banyak pekerjaan untuk waktu yang lama, tetapi saya menyukai pekerjaan saya, dan saya tidak pernah merasa bosan*."


*Kreatif*

Maaf, banyak supir becak, bertahun-tahun tetap menjadi supir becak. Tetapi ada seorang supir becak di daerah Cirebon yang kemudian menjadi produsen becak mini. Mengapa yang satu jadi pengusaha becak, yang lain tetap menjadi supir becak?

Tekun tanpa kreativitas tidak akan menelorkan ide-ide baru. Tanpa ide-ide baru mustahil menghasilkan metode, produk, atau jasa inovatif. Tanpa metode, produk, atau jasa inovatif orang sulit maju.

Schwart mengatakan, "Banyak orang yang ambisius melaksanakan hidupnya dengan tekun, namun mereka pada akhirnya kekalahan yang mereka dapatkan, karena mereka tidak mengadakan eksperimen dengan cara-cara atau pendekatan-pendekatan yang baru."

Mengapa orang yang satu tekun bisa kreatif sedangkan yang lainnya yang juga tekun tidak mampu mengembangkan kreativitasnya? Tentu ada banyak alternatif jawaban atas pertanyaan ini. Orang yang tekun tetapi tidak mampu mengembangkan kreativitasnya kemungkinkan besar karena ketekunannya tersebut karena faktor keterpaksaan, dan tidak bisa mengubah keterpaksanaan tersebut menjadi suatu bentuk cinta. Sedangkan yang lain bisa tekun dan kreatif, karena ketekunannya tersebut dilandasi rasa cintanya terhadap aktivitasnya.

Stanley mengatakan,"Ingat, bila Anda menyukai apa yang Anda lakukan, produktivitas Anda akan tinggi dan bentuk jenius kreatif spesifik akan muncul. *Orang kreatif cenderung mencintai usaha atau pekerjaan mereka*, dan hal ini adalah salah satu alasan utama mereka sukses dalam hidup. Kecerdasan kreatif adalah komponen utama mengenai kecerdasan sukses."

Mengenai kaitan mencintai aktivitas usaha dengan kreativitas juga dikemukakan oleh Peter Milwood. Dia mengatakan,"*Orang-orang Inggeris mempunyai semangat amatir, yakni mencintai apa yang dikerjakan. Semangat ini memungkinkan timbulnya konsep yang sama sekali baru (kreatif)*. Tatkala melihat ketel teh yang melambung-lambung, James Watt menemukan gagasan menggunakan uap sebagai tenaga penggerak. Alexander Fleming setelah melihat

kekuatan anti-bakteri dari jamur, memikirkan kemungkinannya untuk menggunakannya sebagai obat. Ini adalah contoh hasil semangat amatir."

Toshio Ikeda, bapak Komputer di Fujitsu, mengatakan, "Kembali pada waktu itu, tak seorang pun diantara kami yang berpikir kemungkinan komputer diubah menjadi bisnis atau tentang peran komputer dalam industri. Pada waktu itu, dari waktu ke waktu, *kami hanya menikmati kesenangan semata-mata dan bersifat kekanak-kanakan dalam mencari gagasan terbaik* dan entah bagaimana membuat mesin terbaik sedapat mungkin."


*Kesimpulan*

Agar kita bisa tekun dan kreatif, kita sebaiknya mencintai aktivitas yang kita lakukan. Selamat membuktikan!

----
www.potensipreneurs.com www.smasukses.com www.sdsukses.com


M Musrofi
Talents Center Indonesia

CIRI-CIRI ORANG KREATIF

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


*Orang kreatif berupaya bekerja lebih baik*. Orang kreatif tidak begitu saja menerima segala sesuatu apa adanya. Mereka selalu mencari cara-cara untuk memperbaiki keadaan. Mereka melihat sesuatu yang dilihat oleh orang lain, tetapi seringkali memikirkan sesuatu yang tidak pernah dipikirkan oleh orang lain. Mereka memandang masalah sebagai peluang dan tantangan

yang menggugah semangat untuk mencari inovasi. Seringkali hal-hal ini adalah hal-hal yang kecil, hal-hal yang kita terima apa adanya setiap hari.

*Orang kreatif pencetus paradigma*. Paradigma adalah seperangkat atau kerangka rujukan. Orang kreatif menerobos batas-batas baku dalam mencari solusi. Mereka mempelajari situasi dengan memanfaatkan banyak sudut pandang dan mampu melakukan pergeseran dramatis dalam pemikiran yang disebut pergeseran paradigma untuk mendapatkan solusi atau kesepakatan.

*Orang kreatif mempunyai pemikiran inkuisitif*. Orang kreatif selalu ingin tahu. Ini menjadi kebiasaan. Mereka selalu bertanya "mengapa" dan memikirkan segala sesuatu yang tengah berjalan. Mengetahui cara kerja sesuatu berarti dapat mengembangkan berbagai hal daris sesuatu tersebut.

*Orang kreatif mempunyai kebiasaan bertindak*. Orang kreatif tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, mereka juga bertindak mewujudkan ide mereka menjadi kenyataan. Mereka memiliki dorongan yang kuat bagaimana agar sesuatu terjadi.

*Orang kreatif mempunyai jawaban alternatif*. Mereka tidak hanya membuat satu alternatif solusi. Mereka mencoba untuk mendapatkan solusi-solusi lain.

*Orang kreatif menyukai berfikir lunak*. Otak kiri bersifat keras terhadap ide. Otak kanan lunak terhadap batasan-batasan. Orang kreatif memanfaatkan dua belah otaknya secara seimbang.

*Orang kreatif mencoba kemustahilan*. Mereka selalu memperhatikan ide-ide meskipun kelihatan mustahil. Merenungkan ide yang muncul dapat memicu berbagai kemungkinan baru.

*Orang kreatif melihat kesalahan sebagai peluang*. Mereka tidak suka menghindar dari suatu tindakan meskipun mempunyai kemungkinan salah atau gagal.



M Musrofi
www.potensipreneur.com www.smasukses.com www.sdsukses.com


Direktur Talents Center Indonesia
Jl. Mojo No 5 Karangasem Laweyan Surakarta

Manfaat Berkompetisi Positif

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Ketika Anda memikirkan sebuah kompetisi, mungkin Anda tidak mengasosiasikannya dengan hal yang lebih bermanfaat. Kita cenderung berpikir bahwa persaingan dalam bentuk apapun merupakan hal yang buruk. Tetapi tunggu dulu! Ada banyak aspek positif dalam persaingan dan dengan mempelajarinya, sebenarnya Anda akan mendapatkan banyak manfaat dari persaingan tersebut. Manfaat dari persaingan ini tidak hanya berlaku untuk bisnis ataupun pekerjaan Anda, tetapi juga dalam kehidupan pribadi Anda. Adapun hal yang bisa kita dapat dari persaingan adalah Anda bisa melihat sesuatu dengan cara yang berbeda.

Tetap waspada

Tanpa adanya kompetisi Anda akan selalu terlena dalam keadaan nyaman, tidak ada kehawatiran, ini akan membuat Anda rentan dan rawan dari kesalahan yang akan dibayar mahal, dengan adanya kompetisi disekitar, kita dapat tetap menjaga dan membuka mata untuk menangkap setiap detil kejadian sehingga Anda tetap berada diatas permainan. Persaingan membuat Anda melihat sesuatu yang biasa Anda lihat secara normal.

Membantu menilai kekuatan dan kelemahan

Dengan kompetisi, Anda mempunyai cara untuk mengukur seberapa baik atau seberapa burukkah yang Anda lakukan. Mengetahui apa yang baik dan apa yang tidak adalah sangat penting, karena sukses adalah tentang menonjolkan kekuatan dan menyembunyikan semua kelemahan anda. Seberapa baik Anda melakukannya menentukan seberapa jauh Anda pergi.

Membuat Anda kreatif

Tanpa kompetisi, kita mungkin masih berada di zaman batu. Lihatlah di sekitar Anda, semua yang Anda lihat adalah hasil dari beberapa jenis kompetisi. Melihat seberapa jauh kemanusiaan telah datang. Apakah itu tentang bisnis atau kehidupan pribadi Anda, kreativitas membawa yang terbaik ke dalam diri kita semua. Tanpa persaingan, kita akan berakhir menetap untuk jauh kurang dari apa yang kita benar-benar mampu.

Membantu mengelola kesuksesan & kegagalan

Dengan kondisi lingkungan yang saling bersaing, Anda akan akan mengalami penderitaan seiring dengan keberhasilan. Bagaimana Anda mengatasi dan membentuk karakter Anda. Jika semuanya selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan, apakah ada pelajaran yang pernah kita pelajari? Plus, kehidupan akan terasa cukup membosankan dan sangat cepat! Persaingan memaksa kita untuk menghadapi kedua sisi koin, dan hal inilah mengapa olahraga merupakan pengalaman penting bagi anak-anak untuk tumbuh dewasa. Ini membantu mereka dalam berurusan dengan menang dan kalah dan bagaimana mereka bereaksi, yang merupakan keterampilan penting untuk dimiliki untuk mengatur kehidupan Anda di masa dewasa.

Meningkatkan kualitas

Setiap persaingan akan memaksa Anda untuk meningkatkan kualitas Anda.
Memperbaiki dan bergerak ke depan merupakan bagian dari evolusi, dan dengan persaingan memastikan bahwa Anda terlibat dalam permainan di setiap saat. Semakin baik apa yang Anda dapatkan, maka apresiasi akan Anda temukan di sekitar Anda, yang merupakan salah satu pencarian kita yang terus-menurus yaitu penerimaan.

Menjadikan lebih tekun

Ketika Anda melihat seseorang lebih maju dari Anda dan Anda akan melakukan apapun yang diperlukan untuk mengejar mereka ... itulah inti dari ketekunan. Anda tidak menyerah sampai Anda berada di atas. Tanpa persaingan, kita tidak punya alasan untuk bertahan. Kita tidak akan tahu batas kita dan seberapa jauh kita dapat menjangkau mereka. Ingat hadiah dari ketekunan adalah tak ternilai.



Perencanaan jangka panjang

Ketika Anda tekun, Anda wajib untuk mempunyai rencana. Anda harus memiliki arah dan tujuan. Tanpa kompetisi, Anda tidak akan tahu dimana garis finish-nya. Bagaimana Anda sampai di sana ? Mempunyai "peta" yang jelas dan ringkas apa yang perlu Anda lakukan untuk mencapai titik yang Anda inginkan, hal ini penting jika Anda ingin mencapai sesuatu dalam hidup Anda. Bersaing mendorong Anda untuk memiliki rencana untuk melaksanakannya, karena itulah satu-satunya cara Anda untuk dapat benar-benar berada dalam permainan dan memiliki kesempatan untuk memenangkannya.


sumber
http://id.jobsdb.com/ID/EN/Resources/JobSeekerArticle/kompetisi%20Positif?ID=470