Kliping Email Group

Tampilkan postingan dengan label ide usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ide usaha. Tampilkan semua postingan

The Death of Samurai

http://emailbisnismarketing.blogspot.com


Hari-hari ini, langit diatas kota Tokyo terasa begitu kelabu. Ada kegetiran yang mencekam dibalik gedung-gedung raksasa yang menjulang disana. Industri elektronika mereka yang begitu digdaya 20 tahun silam, pelan-pelan memasuki lorong kegelapan yang terasa begitu perih.


Bulan lalu, Sony diikuti Panasonic dan Sharp mengumumkan angka kerugian trilyunan rupiah. Harga-harga saham mereka roboh berkeping-keping. Sanyo bahkan harus rela menjual dirinya ke perusahaan China. Sharp berencana menutup divisi AC dan TV Aquos-nya. Sony dan Panasonic akan mem-PHK ribuan karyawan mereka. Dan Toshiba? Sebentar lagi divisi notebook-nya mungkin akan bangkrut (setelah produk televisi mereka juga mati).


Adakah ini pertanda salam sayonara harus dikumandangkan? Mengapa kegagalan demi kegagalan terus menghujam industri elektronika raksasa Jepang itu? Di Senin pagi ini, kita akan coba menelisiknya.


Serbuan Samsung dan LG itu mungkin terasa begitu telak. Di mata orang Jepang, kedua produk Korea itu tampak seperti predator yang telah meremuk-redamkan mereka di mana-mana. Di sisi lain, produk-produk elektronika dari China dan produk domestik dengan harga yang amat murah juga terus menggerus pasar produk Jepang. Lalu, dalam kategori digital gadgets, Apple telah membuat Sony tampak seperti robot yang bodoh dan tolol.


What went wrong? Kenapa perusahaan-perusahaan top Jepang itu jadi seperti pecundang? Ada tiga faktor penyebab fundamental yang bisa kita petik sebagai pelajaran.


Faktor 1 : Harmony Culture Error. Dalam era digital seperti saat ini, kecepatan adalah kunci. Speed in decision making. Speed in product development. Speed in product launch. Dan persis di titik vital ini, perusahaan Jepang termehek-mehek lantaran budaya mereka yang mengangungkan harmoni dan konsensus.


Datanglah ke perusahaan Jepang, dan Anda pasti akan melihat kultur kerja yang sangat mementingkan konsensus. Top manajemen Jepang bisa rapat berminggu-minggu sekedar untuk menemukan konsensus mengenai produk apa yang akan diluncurkan. Dan begitu rapat mereka selesai, Samsung atau LG sudah keluar dengan produk baru, dan para senior manajer Jepang itu hanya bisa melongo.


Budaya yang mementingkan konsensus membuat perusahaan-perusahaan Jepang lamban mengambil keputusan (dan dalam era digital ini artinya tragedi).


Budaya yang menjaga harmoni juga membuat ide-ide kreatif yang radikal nyaris tidak pernah bisa mekar. Sebab mereka keburu mati : dijadikan tumbal demi menjaga "keindahan budaya harmoni". Ouch.


Faktor 2 : Seniority Error. Dalam era digital, inovasi adalah oksigen. Inovasi adalah nafas yang terus mengalir. Sayangnya, budaya inovasi ini tidak kompatibel dengan budaya kerja yang mementingkan senioritas serta budaya sungkan pada atasan.


Sialnya, nyaris semua perusahaan-perusahaan Jepang memelihara budaya senioritas. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan hampir pasti Anda tidak akan menemukan Senior Managers dalam usia 30-an tahun. Never. Istilah Rising Stars dan Young Creative Guy adalah keanehan.


Promosi di hampir semua perusahaan Jepang menggunakan metode urut kacang. Yang tua pasti didahulukan, no matter what. Dan ini dia : di perusahaan Jepang, loyalitas pasti akan sampai pensiun. Jadi terus bekerja di satu tempat sampai pensiun adalah kelaziman.


Lalu apa artinya semua itu bagi inovasi ? Kematian dini. Ya, dalam budaya senioritas dan loyalitas permanen, benih-benih inovasi akan mudah layu, dan kemudian semaput. Masuk ICU lalu mati.


Faktor 3 : Old Nation Error. Faktor terakhir ini mungkin ada kaitannya dengan faktor kedua. Dan juga dengan aspek demografi. Jepang adalah negeri yang menua. Maksudnya, lebih dari separo penduduk Jepang berusia diatas 50 tahun.


Implikasinya : mayoritas Senior Manager di beragam perusahaan Jepang masuk dalam kategori itu. Kategori karyawan yang sudah menua.


Di sini hukum alam berlaku. Karyawan yang sudah menua, dan bertahun-tahun bekerja pada lingkungan yang sama, biasanya kurang peka dengan perubahan yang berlangsung cepat. Ada comfort zone yang bersemayam dalam raga manajer-manajer senior dan tua itu.


Dan sekali lagi, apa artinya itu bagi nafas inovasi? Sama : nafas inovasi akan selalu berjalan dengan tersengal-sengal.


Demikianlah, tiga faktor fundamental yang menjadi penyebab utama mengapa raksasa-raksasa elektronika Jepang limbung. Tanpa ada perubahan radikal pada tiga elemen di atas, masa depan Japan Co mungkin akan selalu berada dalam bayang-bayang kematian.

----
Yodhia Antariksa 

http://strategimanajemen.net/2012/09/03/the-death-of-samurai-robohnya-sony-panasonic-sharp-dan-sanyo

Ide Usaha Yang Bersumber dari Potensi Anda



         Judul: Potensipreneur, Menemukan Ide Usaha Yang Sesuai Bakat Anda
         Pengarang : Muhammad Musrofi
         ISBN : 987-979-1648-25-7
         Jumlah halaman : 186 hal + x ; 23 cm
         Penerbit : Talents Center, Surakarta
         Harga : Rp 50.000,00

Cover : dapat dilihat di
www.potensipreneur.com/buku.php<http://potensipreneur.com/>


*Testimoni :*


*"Isinya luar biasa, benar-benar memberi inspirasi dan saya Insya Allah
jadi tahu bagaimana mengarahkan 'jalur hidup' saya dan orang-orang yang
saya cintai. (Agus Rokhiyanto)*


*" Isinya bagus sekali, saya bisa lebih mengenal potensi diri saya lebih
mendalam." (Sugiharto, Bogor)*


*"Isinya bermanfaat dan bisa diaplikasikan dlm kehidupan. Isi dan pesannya
menarik untuk dipelajari." (Baskoro Aji)*

*Ringkasan*
Ternyata para entrepreneur hebat memiliki ide usaha yang sumber ide
usahanya berawal dari bakat (talents) yang ada didalam dirinya. Jadi ide
usaha mereka bukan berasal dari peluang (sesuatu yang berasal dari luar
dirinya).

   - Riset Stanley : 81% dari 733 pengusaha dan profesional sukses memilih
   profesi, karir, atau usaha yang memungkinkan penggunaan bakat atau potensi
   mereka sepenuhnya.
   - Riset Butler & Waldroop: jika Anda mengubah bakat menjadi aktivitas
   bisnis atau profesi, maka Anda telah menemukan jenis bisnis atau profesi
   terbaik.
   - Riset Buckingham: Anda sangat kreatif bila aktivitas Anda sesuai
   potensi Anda.
   - Dawna Markova, Ph.D : ekonomi global masa kini sesungguhnya berpusat
   pada persaingan bakat.

Potensipreneur adalah orang yang berwirausaha dimana ide usaha bersumber
dari bakat.  Di buku ini diuraikan 12 (dua belas) cara mengenali bakat,
disertai lembar kerja, dan contoh nyata. Selain itu, juga diulas cara
mengubah bakat menjadi usaha. Caranya praktis dan *simple* namun *powerful*;
karena meniru cara para *entrepreneur* hebat dalam mengubah bakat mereka
menjadi bentuk usaha. Banyak contoh  nyata para wirausahawan sukses yang
ide usahanya berawal dari bakat mereka.


*Catatan: di buku ini tidak dibahas apakah wirausaha itu bakat atau bukan.
Yang dibahas adalah ide usaha yang bersumber dari bakat.*


*Buku ini sesuai untuk :*
1)      Profesional yang ingin *nyambi* wirausaha
2)      Para pra pensiun
3)      Para mahasiswa
4)      Para siswa SMK
5)      Para pengangguran lulusan SMA
6)      Para Ibu yang ingin nyambi wirausaha di rumah


*Pesan : hubungi langsung Musrofi talentscenter06@gmail.com

*atau mmrofi@gmail.com atau musrofi@yahoo.com
<mmrofi@gmail.com>*

Terima kasih

M Musrofi
Talents Center
Jl. Mojo No 5 Karangasem Surakarta
www.potensipreneur.com
www.smasukses.com
www.sdsukses.com
Telp.: 0271 - 7655225
HP : 081 548 528 546

*DAFTAR ISI BUKU INI:*

*BAB 1 IDE USAHA *

A.   PENGHALANG BERWIRAUSAHA BUKAN MODAL, MELAINKAN TIDAK MEMILIKI IDE USAHA
B.   MENEMUKAN IDE USAHA
C.   BERBAGAI KELEMAHAN IDE USAHA YANG BERASAL DARI PELUANG

*BAB 2 JADILAH POTENSIPRENEUR!*

A.   APAKAH BERWIRAUSAHA ITU?
B.   APA POTENSIPRENEUR ITU?
C.   BUKTI POTENSIPRENEUR MEMILIKI KEMUNGKINAN BESAR SUKSES
D.   UNSUR-UNSUR KESUKSESAN SEORANG *ENTREPRENEUR*
E.    EKSPRESI BAKAT DAN UNSUR-UNSUR KESUKSESAN *ENTREPRENEUR*
F.    SIKLUS KESUKSESAN MUNCUL PADA DIRI POTENSIPRENEUR

*BAB 3 BAGAIMANA CARA MENJADI POTENSIPRENEUR? BAGAIMANA MENGUBAH BAKAT
MENJADI IDE USAHA?*

A.   MENIRU PARA POTENSIPRENEUR SUKSES
B.   TAHAPAN MENJADI POTENSIPRENEUR
C.   POTENSIPRENEUR ADALAH SUATU CARA AGAR ORANG TERFOKUS KE BAKAT

*BAB 4  APAKAH BAKAT ITU?  APA BUKTI BAHWA BAKAT ITU BENAR-BENAR ADA?*

A.   BAKAT, KEKUATAN, KEAHLIAN, DAN PENGETAHUAN
B.   BUKTI BAKAT ITU BENAR-BENAR ADA
C.   BAKAT ITU UNIK
D.   PERLAKUAN TERHADAP BAKAT ATAU POTENSI KEKUATAN DAN KELEMAHAN
E.    KENALI DAN ASAH BAKAT ANDA

*BAB 5 BERBAGAI CARA MENGENALI BAKAT*

A.   MENGENALI BAKAT BISA MUDAH, BISA SULIT
B.   PRINSIP DASAR MENGENALI BAKAT
C.   MENGENALI BAKAT DENGAN CARA REFLEKSI DIRI
D.   *ONLINE TEST *MENGENALI BAKAT ATAU POTENSI KEKUATAN
E.    CARA LAIN MENGENALI BAKAT

*BAB 6 MENGENALI BAKAT DARI TANDA MASA KECIL  DAN CONTOH PARA POTENSIPRENEUR


A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA
C.   CONTOH POTENSIPRENEUR YANG MENGEKSPRESIKAN BAKAT DARI TANDA MASA KECIL

*BAB 7 MENGENALI BAKAT DARI AKTIVITA YANG DICINTAI DAN CONTOH PAR A
POTENSIPRENEUR*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI BAKAT DARI AKTIVITAS YANG DICINTAI
C.   TENTANG AKTIVITAS YANG DICINTAI DAN HOBI
D.   MENGUBAH AKTIVITAS YANG DICINTAI ATAU HOBI MENJADI BISNIS
E.    CONTOH POTENSIPRENEUR, YANG IDE USAHANYA DARI AKTIVITAS YANG DICINTAI

*BAB 8 MENGENALI BAKAT DARI ORANG TERDEKAT DAN CONTOH POTENSIPRENEUR*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI BAKAT DARI ORANG TERDEKAT
C.   CONTOH POTENSIPRENEUR YANG MENGENALI BAKAT DARI ORANG TERDEKAT

*BAB 9 MENGENALI BAKAT DARI AKTIVITAS YANG CEPAT DIPELAJARI DAN CONTOH
POTENSIPRENEUR*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI BAKAT MELALUI AKTIVITAS YANG CEPAT DIPELAJARI
C.   CONTOH EKSPRESI BAKAT, CEPAT MEMPELAJARI

*BAB 10 MENGENALI BAKAT MELALUI AKTIVITAS MUDAH DILAKUKAN-HASILNYA CEMERLANG
*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI BAKAT MELALUI AKTIVITAS YANG CEMERLANG
C.   CONTOH POTENSIPRENEUR DAN PROFESIONAL

*BAB 11 **MENGENALI BAKAT DARI PENGALAMAN MASA LALU DAN CONTOH
POTENSIPRENEUR*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI DARI PENGALAMAN MASA LALU
C.   CONTOH POTENSIPRENEUR DAN PROFESIONAL

*BAB 12 MENGENALI BAKAT MELALUI "KARTU PANGGILAN"*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI BAKAT MELALUI "KARTU PANGGILAN"

*BAB 13 MENGENALI BAKAT DENGAN MENGENALI BAKAT BERPIKIR*

A.   PENGERTIAN
B.   LEMBAR KERJA MENGENALI BAKAT BERPIKIR

*BAB 14 MENGENALI BAKAT DENGAN MENGENALI PERAN*

A.   PENGERTIAN
B.   PERAN PENYARAN (*ADVISOR*)
C.   PERAN PENJAGA (*CARETAKER*)
D.   PERAN PENCIPTA (*CREATOR*)
E.    PERAN PENYEIMBANG (*EQUALIZER*)
F.    PERAN PEMBERI PENGARUH (*INFLUENCER*)
G.   PERAN MOTIVATOR
H.   PERAN PIONIR (*PIONEER*)
I.     PERAN GURU (*TEACHER*)
J.    PERAN PENGHUBUNG / PENGANYAM (*WEAVER*)
K.   PERAN APA YANG SESUAI UNTUK ANDA?

*BAB 15 MENGENALI BAKAT DENGAN MENGENALI TIPE VISUAL, AUDITORI, ATAU
KINESTETIK*

A.   PENGERTIAN
B.   TIPE VISUAL
C.   TIPE AUDITORI
D.   TIPE KINESTETIK
E.    BAGAIMANA CARA MENGENALI TIPE VISUAL, AUDITORI, ATAU KINETETIK

*BAB  16 MENGENALI BAKAT DENGAN CARA MENGENALI MIND SET*

A.   PENGERTIAN
B.   *MIND SET* AKV, SANG PELATIH
C.   *MIND SET* AVK, SANG KOMUNIKATOR
D.   *MIND SET* KAV, SANG PENGGERAK
E.    *MIND SET* KVA, SANG PENYELIDIK
F.    *MIND SET* VKA, SANG PENGHUBUNG
G.   *MIND SET* VAK, SANG PENCERITA
H.   BAGAIMANA MENGENALI *MIND SET* ANDA?

*BAB 17 MENGENALI BAKAT DENGAN MENGENALI JENIS KECERDASAN  DAN CONTOH
POTENSIPRENEUR*

A.   PENGERTIAN
B.   KECERDASAN BAHASA (LINGUISTIK)
C.   KECERDASAN KINESTETIK
D.   KECERDASAN VISUAL SPASIAL
E.    KECERDASAN INTERPERSONAL
F.    KECERDASAN INTRAPERSONAL
G.   KECERDASAN LOGIS MATEMATIS
H.   KECERDASAN MUSIKAL

I.*     *KECERDASAN NATURALIS

*BAB 18 AKTUALISASIKAN BAKAT ANDA SEKARANG JUGA!  LALU JADILAH
POTENSIPRENEUR!*

A.   APAKAH ANDA SUDAH MENGENALI BAKAT ANDA?
B.   MENGUJI APA BENAR POTENSI KEKUATAN ANDA
C.   TAHAPAN MENJADI POTENSIPRENEUR : PRAKTIS DAN EFEKTIF
D.   BAGAIMANA BILA IDE USAHA TIDAK SESUAI PENDIDIKAN ANDA?

*BAB 19 APAKAH POTENSIPRENEUR TIDAK PERNAH GAGAL?*

A.   KESUKSESAN DAN KEGAGALAN
B.   MENGAPA ORANG BERGANTI USAHA KETIKA MENGALAMI KEGAGALAN?
C.   BERBEDA DENGAN POTENSIPRENEUR, KALAU GAGAL, TIDAK GANTI USAHA
D.   MENGAPA POTENSIPRENEUR TIDAK BERGANTI USAHA, MESKI MENGALAMI KEGAGALAN?
E.    KISAH STEVE JOBS DALAM MENGHADAPI KEGAGALAN